Monday, November 25, 2013

Bucketlist: Updated

Assalamualaikum wr. wb.

I've been thinking about updating my bucketlist since some times ago but I never actually did, probably now is a nice opportunity to do so! I actually wrote this bucketlist on September 2012, it's been a while, more than a year has already passed and I thought it'd be nice to take a little walk to the past and see what I've accomplished this year. It'd also be nice to see "what's next"s and pump my spirit up once again :)

Well, here it goes then :)
  1. Go to Makkah and Madinah to do "Ibadah Haji"
  2. Go to Japan
  3. Visit Disneyland Tokyo (It was funny how I forced my sister to accompany me to go there on one of my last days in Japan, only to be able to remove this from my bucketlist!)
  4. Travelling to Europe
  5. Have A Master Degree in European University with scholarship
  6. Get Married!
  7. Have at least two children
  8. Have my own house and car
  9. Get a job that suits my passion
  10. Have an Indonesian Restaurant
  11. Become an entrepreneur
  12. Graduate from University of Indonesia with cum laude status
  13. Make my parents happy
  14. Buy my parents a house, a car, and hire them a private driver
  15. Visit World's Seven Wonders
  16. Eat caviar
  17. Write a published book
  18. Taste world's finest ice green tea blend
  19. Snorkeling at Raja Ampat
  20. Go to Venice, Italy
  21. Walking alone around the block while staying in other country(ies)
  22. Stay at a seven-starred hotel somewhere in Europe 
  23. Visit musee du Louvre and Eiffel Tower
  24. Honeymoon in Italy and Spain
  25. Taste everything green-tea flavored! (Almost, I guess?)
  26. Make sushi
  27. Able to wear shar'i hijab style but still fashionable, like Hana Tajima :P (Not sure about this one but I've tried many different styles yet the usual one suits me best, I think!)
  28. Purchase an SLR Camera
There are still so many things to accomplish, may all of them come true with God's blessings :) aamiin.
And of course, more things to accomplish means more work to do. It would be impossible to just sit around and wait for miracles to happen, right?

Goodnight :)

Wassalamualaikum wr. wb.

Make The Change You Want To See!

Assalamualaikum wr. wb.

Several days ago, I had this small yet precious talk with a friend of mine. He's one of those inspiring people I've met on earth, haha. So we sat there at the lobby of our university's Faculty of Law, waiting for other people to come as we were going to have a meeting. For Indonesians, 15 to 30 minutes late for an appointment is considered usual. I know, it's such a pain in the neck, especially for those who value punctuality.

15 minutes passed and no additional person came to the meeting. I and this guy then started to talk about how bad this matter really is. I started to say that our environment really affects our behavior, including this matter of being on time. I started saying how I used to be quite punctual (not always, especially on morning classes, I admit that) when I was in Japan since I knew exactly when the school bus will come, how much time it would take, etc. My environment really did encourage and discipline me to be more punctual.

However, as the Indonesians might know, our public transportation schedules are far from reliable. Some do not even have a schedule. I personally think that it affects us in a way that people wouldn't know and wouldn't be able to plan better for their daily activities. We might think that the train will come at, say, 10.00 am since yesterday it did, but the day after, it comes at 10.15 and we will waste our time waiting at the train station for 15 minutes and also come late for a meeting or whatever schedule we might have on our activities list. It's frustrating, don't you think? I started ranting about this issue to my friend but then he told me that it's not always the case. We can actually make it better if the drive comes from ourselves. And... I thought he was right.

He made some points which made me think that the urge to change will be stronger if it comes from within ourselves. And of course, greater efforts are needed for greater results. It is not easy to discipline ourselves, try to catch the train or any public transportation a lot earlier since we don't know what will happen with the schedule. He also gave me some point on which he said that we could always use the extra time we'd have when we come early for something beneficial, like reading books, articles, or anything that will give more content to ourselves. There will be no more coming late, which might result in wasting other people's time, and no more wasting our own time. Well, he was totally right.

So now I think I need to stop complaining about how awful my environment is and start thinking about how to make it better, and the answer would be to first make myself better. It's a tough task as conquering ourselves is much harder than conquering others. But before we expect others to change, let's try to change ourselves for the better. So, let's make the changes we want to see :)

Wassalamualaikum wr. wb.

Friday, November 8, 2013

Something Good That I Thought Would Worth Sharing :)

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh :)

Halo, setelah post kemarin yang isinya tentang kegalauan hati, hehe, alhamdulillah saya dikasihtau sama senior saya tentang video ini. InsyaAllah isinya bermanfaat karena menjelaskan cara-cara untuk hidup dengan baik di dunia tanpa melupakan kewajiban untuk "menabung" buat akhirat, hehe :)

Yuk nonton!


Beberapa poin yang mengena banget buat saya:

  • Kadang kita bingung, gimana caranya untuk "menyeimbangkan" hidup di dunia dan akhirat, dan jawabannya adalah there is no struggle :) selama kita memiliki niat yang benar ketika mengerjakan apapun dalam hidup, maka insyaAllah hal tersebut adalah amalan untuk akhirat kita juga. Semoga kita bisa meniatkan segala hal yang kita lakukan di jalan Allah, aamiin.
  • Allah doesn't want us to live a horrible life in this world, we can still have a wonderful life when we do good deeds! Also, we have a very short time in this world then we should make the most of it :) nah, caranya supaya kita bisa live our life to the fullest adalah dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat di waktu luang kita. Semoga bisa ya, aamiin.
  • Allah nggak perlu apa-apa dari kita, malah Allah mau membantu kita dengan kita melakukan amalan-amalan baik. Jadi intinya, amalan yang baik itu adalah untuk kebaikan kita sendiri :)
Semoga bermanfaat dan bisa menjadi pengingat, terutama untuk saya, hehe :D

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Monday, November 4, 2013

Tentang Krisis Kehidupan

Assalamualaikum wr wb.

Jadi ceritanya saya mau sharing sedikit nih, semoga bermanfaat ya, aamiin :)

Beberapa hari belakangan ini (mungkin sekitar seminggu yang lalu) adalah masa-masa puncak (menurut saya) dimana saya merasakan krisis kehidupan. Krisis jati diri. Saat itu entah bagaimana saya tiba-tiba berpikir tentang apa yang akan terjadi pada diri saya setelah saya meninggal. Saat itu saya sadar bahwa dosa saya sangat banyak dan saya sangat ketakutan karena merasa tidak siap dengan sakaratul maut, siksa di alam kubur, terlebih lagi siksa neraka.

Saat itu saya benar-benar takut sehingga tubuh saya pun jadi gemetar, keringat dingin, dan sebagainya. Pokoknya kala itu tubuh ini rasanya sangat nggak enak, dan saya bingung harus berbuat apa. Saya pun menyimpan kekhawatiran itu selama beberapa hari hingga akhirnya saya memutuskan untuk curhat dengan salah satu senior saya di Sendai (yang alhamdulillah banyak memberi saya pengetahuan tentang agama) melalui chat Facebook.

Sedihnya (saat itu), senior saya ini baru pulang dari ibadah haji sehingga nggak bisa segera membalas pesan saya. Saya pun akhirnya cerita dengan salah satu teman yang menurut saya insyaAllah dapat memberi ketenangan. Setelah curhat dan berusaha memperbanyak ibadah, hati saya pun terasa cukup tenang, Hari itu juga senior saya membalas pesan saya di Facebook. Inti dari perbincangan saya dengan teman saya maupun senior itu adalah bahwa: ketakutan akan mati itu perlu supaya kita nggak lalai sama kehidupan dunia. Tetapi, hal itu akan sia-sia jika kita justru terlalu takut dan pada akhirnya tidak bisa beribadah dengan khusyuk dan maksimal kepada-Nya. Intinya, ketakutan itu haruslah dijadikan alasan untuk bisa lebih banyak beribadah sama Allah. :')

Akhirnya, saya pun merasa cukup tenang, tapi ketenangan itu nggak berlangsung terlalu lama. Selang beberapa hari, saya kembali mengalami ketakutan-ketakutan, bahkan salah satunya hari ini. Saya merasa takut karena saya merasa "bukan siapa-siapa" dan saya merasa jauh sekali amal ibadahnya dibandingkan orang-orang yang dijamin masuk surga. Saya merasa takut ibadah saya nggak akan cukup :(

Tapi tiba-tiba ketika sedang solat (atau setelah solat, saya lupa), saya teringat pernah mendengar kalimat bahwa "Islam itu mudah". Akhirnya saya pun mencari artikel dan menemukan ini dan ini di Google (semoga artikelnya terpercaya, aamiin). Kesimpulan yang bisa saya ambil adalah bahwa manusia itu memang sejatinya memiliki banyak kelalaian, dan Allah sudah tahu akan hal itu sehingga Ia memberikan banyak kemudahan bagi kita dalam menjalankan Islam. Selain itu, yang perlu kita perhatikan adalah bahwa Islam itu sudah sempurna dan harus kita jalankan sebagaimana mestinya, tidak dikurangkan ataupun ditambahkan :')

Lalu pada akhirnya, ada hal-hal yang sudah ditentukan oleh Allah, seperti kelahiran, kematian, hari kiamat, ataupun jodoh kita. Kita cuma bisa tawakkal atas hal-hal tersebut karena cuma Allah yang punya kuasa atas itu semua. Yang bisa kita lakukan sekarang cuma memperbanyak ibadah kita dan mulai dari hal-hal yang sederhana namun berkesinambungan. Selain itu, saya juga merasa perlu banyak berdoa supaya diberi ketenangan hati dan diberi kekuatan untuk bisa selalu tawakkal kepada-Nya. Semoga kita semua bisa begitu ya, aamiin :)

Oh iya satu lagi, tetap kita harus banyak bersyukur, karena Allah sudah memberi kesempatan kita untuk hidup dan bertaubat :'). Semoga rasa syukur tersebut bisa diwujudkan pula dengan hal-hal yang baik, hehe. Aamiin.  Terakhir, semoga post ini bisa jadi pengingat, terutama untuk saya sendiri, supaya semangat dan nggak galau dalam menjalani hidup ini. Aamiin :)

"and the faithful ones whose hearts are comforted by the remembrance of God. Remembrance of God certainly brings comfort to all hearts" [QS 13:28]

Wassalamualaikum wr wb.

P.S : Ya Allah semoga kami tidak termasuk orang yang mengatakan sesuatu tetapi tidak mengerjakannya, aamiin.