Saturday, January 21, 2012

Mama Said Home Is Where The Heart Is :)

So, judul dari post ini gue ambil dari lirik lagu milik Lady Antebellum, yang judulnya "Home Is Where The Heart Is". Sebenernya gue kepikiran aja untuk nulis ini karena belakangan ini I have been having such a huge urge to get home as soon as possible. Padahal, biasanya gue ini anak yang pergi pagi pulang malem, jarang banget ada di rumah. Tapi, liburan kali ini gue malah males pergi ke kampus ataupun tempat lainnya, kalaupun terpaksa pergi, gue akan immediately go back home after I have finished all my errands.

Kalau berdasarkan pengertian umum, rumah adalah tempat dimana manusia atau makhluk hidup lain bertempat tinggal. Rumah berfungsi sebagai shelter alias tempat berlindung, dan merupakan salah satu kebutuhan pokok makhluk hidup (terutama manusia). Kalau mau coba pakai bahasa blogger yang kocak macam Kak Fajar (kakaknya Kak Ichsan yang gue ga kenal tapi suka gue baca blognya, haha), mungkin rumah bisa diartikan sebagai tempat dimana kita bisa BAB dengan tenang. Kalau menurut gue sendiri, pengertian rumah adalah tempat dimana kita bisa santai, bisa merasakan cinta dan kasih sayang dari keluarga kita. For me, the most important element of a home is not the bulding, but the family inside.

Alhamdulillah, gue bersyukur sama Allah karena sampai saat ini gue bisa merasakan rumah yang lebih dari cukup. Bangunannya lumayan lah, walaupun udah agak tua. Keluarga di rumah juga selalu menyambut gue dengan hangat walaupun gue suka pulang malem, selalu bukain pintu, bahkan ayah dan ibu sering nggak tidur kalau gue pulang malemnya keterlaluan, kayak wakytu nonton JGTC dan baru pulang jam 1 pagi, haha anak macam apa gue ini :P Selain itu, rumah gue ini tempat yang ramai, selain anak orang tua gue yang banyak, di rumah gue juga ada sepupu-sepupu gue. Ini bikin gue terbiasa dengan keramaian. Bagus sih, lagian bikin gue berjiwa muda juga karena kebanyakan dari mereka ya anak-anak kecil :)

Nah, buat kalian yang jarang ada di rumah, cobalah untuk sesekali lebih menikmati dan mensyukuri rumah milik kalian. Ingat, jangan hanya dinilai dari fisiknya ya, karena banyak juga rumah yang besar tapi isi rumahnya selalu sibuk, bahkan bisa nggak ketemu walaupun mereka tidur di bawah satu atap. Di sisi lain, ada aja rumah-rumah saudara kita yang lokasinya di bawah kolong jembatan, di pinggir rel kereta api, di sisi sungai yang selalu banjir tiap hujan deras, tetapi mungkin keluarga di dalamnya justru lebih harmonis dan saling mengasihi satu sama lain.

"A house is made of walls and beams; a home is built with love and dreams."

Okay then, goodnight and have a nice sleep at your very own home, fellas :)

No comments:

Post a Comment