Tuesday, November 11, 2014

Drops

Aku pun teringat akan malam-malam itu,
langkah-langkah cepat,
tanah yang basah,
tetes-tetes air hujan,
dan cahaya rembulan,
di gelapnya malam.

Aku pun teringat akan malam-malam itu,
ketika aku memandang,
menerka-nerka,
adakah kamu di sana?

Ketika satu-satunya petunjukku
adalah nyala lampu kamarmu.

Ketika satu-satunya penenangku
adalah aku
yang terdiam sejenak
dan dalam diam berkata,

"Ya, kamu ada."

Oh hujan.
Lagi-lagi kamu turun
dengan potongan cerita
tentang Ia.

No comments:

Post a Comment